UbuntuSetelah berjuang burn ke CD sampai 3 kali, akhirnya berhasil juga diinstall Ubuntu Gutsy ini. Bayangkan, download image Ubuntu (versi alternate – text mode) nya cuma butuh waktu 10 menitan. Eh, proses burn + coba installnya malah 1 jam lebih. Keren gak tuh.. 🙁

Beberapa hal yang patut dicermati (di notebook ku – Compaq Presario V3103) :

1. Visual Effects

Kesan pertama setelah install : “Eh.., apa nih.., ohh.. Compiz nya secara default aktif.. Hmm.., berarti Ubuntu berani menjamin di sebagian besar PC/Notebook fitur ini bisa berjalan yah..”

Kemudian coba cari setingan buat tampilan Ubuntunya.. Ternyata letakknya bukan di System – Preferences – Theme seperti di Feisty, tetapi di “System – Preferences – Appearance“. Dan di dalam menu ini lah konfigurasi “Theme, Wallpaper, Fonts, Inteface, dan Visual Effects” diletakkan. Oh iya Visual Effects disini cuma menyediakan 3 opsi : None, Normal, Extra. Sementara untuk konfigurasi detail dari efeknya masih belum tahu nih.

Aku sendiri pake yang mode Extra, tetapi efek sampingnya, kadang – kadang rasanya efek ini malah mengganggu. Ketika anda akan memindahkan window ke atas, justru malah keluar efek “wooble”. Wekss..

2. Bluetooth

Sekarang otomatis di pojok kanan ada icon Bluetooth. Jadi seperti Windows gitu. Dan sekarang ada menu preferencesnya. Buat orang yang sering transfer data menggunakan Bluetooth tentunya fitur ini cukup penting. Soalnya pernah beberapa kali coba pakai, terima file bisa dari notbuk ku, tapi ngirim gagal terus. Sekarang sih belum coba tetapi sepertinya bisa.

3. Driver Audio

Finally.., souncard HD Connexant Audio di notebook ku kedetek sempurna dan bisa berjalan dengan sempurna. Jadi sekarang pakai speaker eksternal ataupun headphone tidak masalah. Penantian yang cukup panjang, 1 tahun untuk bisa menggunakan speaker eksternal di laptop ini. Fuuhh..!

4. NTFS

Saya sempat baca beberapa artikel di internet yang menyatakan secara default kini Ubuntu support NTFS. Tetapi pada kenyataannya, partisi NTFS nya bahkan tak bisa di mount. Apa ada yang salah dengan partisinya ya?

Sementara itu saja yang bisa dicermati. Mungkin nanti menyusul. Oh iya, instalasi ini dilakukan dengan mode fresh install. Jadi Ubuntu versi sebelumnya (Feisty 7.04), langsund ditimpa dengan Ubuntu yang baru. CD instalasi yang digunakan file ISO-nya didownload di kambing.ui.edu. Image yang digunakan versi “alternate”, yang artinya mode instalasinya adalah mode teks, bukan grafikal.