![[Bukan foto saya. Ilustrasi saja]](https://labanapost.com/wp-content/uploads/2026/07/image-3.avif)
Dari kecil saya memang suka musik. Pertama kali saya menciptakan lagu sendiri itu saya ingat betul kelas 4 SD. Bersamaan ketika saya mengenal gitar. *Ini lagunya masih belum selesai sampai sekarang, btw.
Di masa-masa kuliah (>20 tahun lalu) saya juga sempat menciptakan beberapa lagu. Banyak yang sepotong juga memang (reff saja, atau intro saja, atau nada tanpa lirik). Gak pernah jadi lagu beneran karena saya masih jadi idealist Linux, jadi software yang bisa saya pakai hanya Audacity, dan DAW satu ini sangat tidak intuitif, terlalu ribet. Saya juga belum kenal plugin-plugin virtual instrument. Akhirnya direkam saja pakai gitar atau ponsel dan jadi arsip di harddisk.
Maju sedikit ke sekitar 12 tahun lalu. Saya kembali berkreasi menciptakan lagu lagi. Kali ini saya sudah lebih serius. Karena saya sudah mengenal DAW profesional, diawali Ableton, menyusul Logic Pro. Tentu juga karena sudah kerja dan punya duit, jadi bisa beli Macbook, Midi Controller dan software pendukung. Selain itu saya melebarkan sayap ke genre EDM. Lagi populer-populernya tuh di masa-masa ini, David Guetta, Afrojack, dkk. Hasil ciptaan lagu saya akhirnya bisa rilis.
Ada beberapa yang berhasil diproduksi. Tapi yaa.., dengan kualitas seadanya. Skill terbatas (untuk genre EDM), dan suara saya juga pas-pasan. Jadi kebanyakan juga masih jadi draft lagu saja. Angan-angan kembali muncul, andai saja draft lagu-lagu ini bisa diproduksi beneran sama musisi (penyanyi, band, DJ).
Lalu tibalah era AI yang tidak hanya mengguncang dunia software engineering, tetapi juga musik. Akhirnya saya penasaran coba memproduksi draft lagu-lagu lama saya. Saya terharu, ini mimpi jadi nyata. Akhirnya kesampaian juga angan-angan lama saya. Jadilah saya buka kembali arsip-arsip draft lagu saya, lalu diproduksi dengan dibantu AI.
Jadi lagu-lagu ini saya sendiri yang ciptakan nadanya, liriknya, aransemen dasar musiknya. AI hanya membantu memproduksi sekaligus mengisi vocalnya.
Ada beberapa yang sudah diproduksi dan hasilnya memuaskan (dalam artian hasilnya seperti yang saya bayangkan waktu saya bikin lagunya). Mungkin nanti saya rilis semuanya, ya. Nah saya rilis satu dulu. Ini judulnya “Tak Perlu Menangis”. Lagu tentang motivasi agar bangkit kembali dari segala terpaan kejamnya hidup, orang tersayang yang meninggal dunia, kena PHK, di bully, dll.
*Video clipnya juga dibantu pakai AI bikinnya.