Pernahkah Google Gagal?

11 thoughts on “Pernahkah Google Gagal?”

  1. “Lagian apa Friendster, MySpace, Facebook, dll.. masih kurang?” – dulu Google juga muncul setelah banyak search engine lain seperti Yahoo, Ask, Altavista, Lycos, dan lain-lain. Apakah search engine pada masa itu masih kurang? Lagipula, ketika orkut pertama kali diluncurkan, Facebook belum ada dan MySpace juga masih dipakai oleh segelintir band untuk mengorganisir fan-base mereka.

    “Saya sendiri penasaran mengapa Google tidak menutup Google Video.” – sejatinya, Google Video adalah layanan Google untuk video-video berbayar. Mungkin Google masih melihat masa depan di industri penyediaan film lewat internet (atau layanan “rental” film via internet)

  2. Sepakat dengan Oskar dalam soal “apakah sudah cukup atau belum”. Inovator tidak pernah berpikir soal itu.

  3. – Saya kira kalau untuk search engine, tidak masalah jika tiap hari terus bertambah. Karena user hanya menggunakan, tidak harus mengisi profil, foto, dsb.. Kalau soc. network.. Sudah terlalu sulit. Butuh fitur dan kualitas layanan yang sangat menarik hingga bisa membuat orang membuat account baru di soc. network baru. Dia harus register lagi, harus upload foto lagi, cari teman – teman lagi, dll.

    Tapi anda benar, tidak adil rasanya jika dibandingkan dengan Facebook, karena waktu Orkut diluncurkan, Facebook belum ada. Facebook baru diluncurkan satu bulan kemudian.

    – Hmm.. masuk akal. Saya rasa memang Google sanggup untuk bersaing di pasar “rental” film di internet (walaupun kalau tidak salah Apple pernah melakukannya, dan gagal..)

  4. Saya setuju kalau inovator memang tidak pernah takut dengan apa yang sudah ada. Ingat, untuk seorang inovator, yang berarti dia berhasil membuat suatu inovasi. Sementara Orkut sendiri “dianggap” tidak memiliki inovasi dibanding Soc. Network lainnya.. Jika memang ada suatu inovasi yang luar biasa di Orkut, tentunya dia tidak akan “gagal” seperti sekarang.

  5. “satu-satunya cara untuk meraih sukses adalah mengalami kegagalan demi kegagalan terlebih dahulu.” ucap sergey brin dalam kunjungan ke sebuah sekolah menengah di israel – september 2003

    karena belajar dari kegagalan2nya google dapat seperti sekarang … demikian juga layanan2nya .

  6. sy kira ada perbedaan mendasar antara google video dengan youtube, google video = Video Search engine, tugas dia adalah mencari semua Video dari situs video manapun termasuk youtube dan video yang diupload video.google.com sendiri

    Kalo youtube.com ya seperti yg kita tahu dia bukan Video search engine, tapi lebih kepada media sharing Video antar penggunanya

    so itulah kenapa alasan Google tidak menutup google video menurut saya

  7. 1.
    Iya, keliatannya Google Answers emang gagal banget ya ?

    2.
    Orkut keliatannya emang kaya nggak diurus oleh Google,
    tapi kalau Google mau, saya yakin Orkut bisa dikembangin lagi habis-habisan biar bisa sebagus Facebook, tapi kalau dibandingin sama Friendster, yaa saya lebih pilih Orkut lah…

    3.
    Waaah, saya nggak setuju banget soal Google Video.
    saya salah satu pengguna setia Google Video, pada awalnya Google Video memang persis seperti Youtube, namun setelah mereka membeli Youtube, mereka pelan-pelan mulai merubah Google Video menjadi lebih mirip Google Search atau Google Image Search,

    jadi kalau menurut saya, sekarang Google Video udah ga bisa dibandingin sama Youtube, karena fungsinya memang berbeda (walaupun ada persamaannya juga sedikit)..

    Beda dengan Flickr sama Yahoo Photos, kedua layanan tersebut memang sama persis, jadi salah satu harus ditutup atau digabungkan..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *