Hore.. Horray.. Array !

Seumur – umur baru kali ini aku berkutat dengan array sampai 4 hari. Berbagai cara manipulasi array (dan Object dari Class yang berada di dalam array) telah kulakukan. Dan itu hanya demi berjalannya satu titik kecil dalam skripsi saya. Ini dia titik kecil itu :

Ternyata bikin program itu menyenangkan susah ya ?

[code lang=”php”]

$xid = 0;
$x_label = array();

// Memasukkan data sensor ke $datas
foreach($params as $param) {
$datas[$param->sensor_id][] = $param->data;

if($xid < ($data_count/$param_count)) { $x_label[] = $param->date;
$xid++;
}
}

// Menyiapkan data untuk dimasukkan ke chart
$data_grafik = array();

foreach($sensors as $sensor) {
$stat_data = array();

foreach($datas[$sensor->id] as $data_sensor) {
$stat_data[] = $data_sensor;
}

$data_grafik[$sensor->name] = array(
‘color’ => $sensor->color,
‘font_size’ => 11,
‘data’ => $stat_data,
‘circle’ => ‘2’,
‘width’ => 1
);

}

[/code]

5 Comments

  1. @mail : bikin skripsi 😛

    @Pogung177 : untuk sekitar 100-an data mungkin masih reliable, tapi kalo sudah puluhan ribu data sepertinya udah gak pas lagi untuk kasus ini.

    @bowo : *jabat tangan.. 😀

  2. Konsep array

    Array adalah kumpulan beberapa data yang disimpan dalam satu
    variabel. Jadi, berbeda dengan variabel sebelumnya yang hanya
    menyimpan satu nilai saja, array dapat menampung lebih dari satu nilai.

    Tiap nilai dalam array (disebut elemen) diakses dengan menggunakan
    index. PHP mengenal dua macam index, yaitu index numerik dan index
    asosiatif. Index numerik menggunakan angka untuk menandai tiap
    elemen, sedangkan index asosiatif memberi nama untuk masing-masing
    elemen.

    Semoga bermanfaat.

    Salam dari kami :
    KOMUNITAS PELAJAR ILMU KOMPUTER INDONESIA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *