Software yang Beli Pasti Lebih Bagus Daripada yang Gratis

“Logikanya aja lah.., sesuatu yang beli itu pasti lebih bagus daripada yang gratisan.. Iya kan? Jadi, .Net itu lebih bagus daripada Java”, ujar salah seorang pembicara pada acara Sunday Sonten ke-8 yang waktu itu bertempat di kampus Informatika UPN Yogyakarta. Saya tidak tahu *hacker* ini sedang bercanda atau serius, tapi lihat mimik wajah dan gaya bicaranya, kayaknya sih emang lagi serius.

Tapi…., ahh.. serius lo..?

40 Comments

  1. Lho, tentu saja lebih bagus yang beli mas. Kalau sampai gratisan itu lebih powerful, berarti rugi banget dong orang yang beli software, kecuali dunianya memang cuma segitu-segitu aza 😛

  2. Logikanya salah, yang betul : Software yang beli belum tentu lebih bagus daripada yang gratis, tapi software yang gratis juga belum tentu lebih jelek daripada yang beli 😀

    Ada kok software bagus yang mbayar, ada juga software bagus yang gratis. Ada juga software jelek yang gratisan, tapi ada juga software jelek yang mbayar 🙂

  3. Yang free itu kebanyakan belum user friendly… tapi juga sudah banyak yang user friendly juga… misal Joomla…
    Dan kebanyakan yang berbayar itu udah user friendly… dan kalo nga user friendly biasanya nga laku…
    Sedangkan yang free… walaupun nga user friendly tetep laku… misal Drupal….

  4. Memang ungkapan ada harga ada barang (kalao jawanya ono rego ono rupo) sering berlaku dan saya juga sering membuktikan.
    Tapi kayaknya akhir2 ini ungkapan tsb sering gagal.
    Contohnya ya software itu. Nyatanya banyak sofware open/free yang lebih bagus daripada yagn mbayar.
    Contoh lain adalah mobil Honda yang harganya kemahalan (herannya banyak yang mau beli, betapa tidak bijaksananya).
    Trus kenapa kau tidak protes, lae?

  5. Iya donk… lebih bagus komisinya ha ha ha ha ini jelas. 10% dari 0 = 0; 10% dari 10 juta itu 1 juta.

    Ono rupo ono rego, jer basiko mowo beyo sebetulnya memiliki makna bukan yang bayar itu selalu lebih bagus 🙂

  6. Tidak bisa membandingkan satu software dengan software lain gitu saja.
    Lihat sisi lain: fungsi, tujuan, … dan
    (yang paling penting) rekanan (KKN?)
    wa ka ka …. *kaboor*

  7. bukan perlawanan…, tapi sanggahan.. Aku cuma asal nyeletuk sih.., soalnya aku juga ndak berkompeten buat mendebat :p

  8. User Friendly tergantung sudut pandang kan?
    misal : Drupal itu user friendly bagi programmer PHP. Karena modularitasnya yang luar biasa..

  9. ah.., mas Albert harus datang nih ke Sunday Sonten sekali – sekali, biar seru.. Kalau perlu, Kunang.com ngisi jadi pemateri. 😉

  10. Klo yang beli yang bagus aku kurang setuju, mungkin begini lebih bisa diterima:

    `Yang menghabiskan dana pengembangan lebih banyak itu yang lebih bagus`

    klo bandingin Java vs .Net, emang karyawan SUN, IBM, Oracle dll nggak pada dibayar..?
    Google Summer Code aja pada dikasi bayaran kan, padahal OpenSource.

  11. Dua-duanya bagus. software itu ada juga plus-minusnya.
    Tergantung pemakai, kalo yang korporat, bagus .Net. Bagi menengah, bagus java, free… entahlah..

  12. Yah, jelah, orang yang buat software butuh makan dan dll, aku baru kerasa bikin beratnya bikin software dan lain2. makanya kalo kita barus itu seiimbang….

    Yah silahkan kalo ada yang mau lepas sesuatu gratis, itu hak mereka,

    Btw.. sampai saat ini budaya indonesia, kalo bisa mencuri atau gratis, mendingan gratis ya…. kalo bisa mencontek buat apa belajar…. Yah, budaya itu yang harus dihilangkan,

  13. mo gabung nih,mo tnya klo menggunakan vb.net sebagai software untuk membuat aplikasi,apa plus minusnya dilihat dari free atau tdknya,krna yg free tentu saja ada kekurangnnya n kelebihannya kan??ngaruh ga ke proses develop atau deploy dari sebuah program hasil dari software itu sndiri??thnx

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *