Masih soal TV Lokal yang saya tulis pada tulisan sebelumnya. Ternyata perkiraan saya tidak salah. Dan lebih jauh lagi, hal ini sudah membuat geram TV Lokal. Bayangkan, Nusa TV harus antri dari tahun 2003 sampai sekarang untuk mendapatkan kanal (channel) mana yang boleh dia gunakan untuk siaran. Tetapi hingga sekarang belum didapatkan. Sementara TV Nasional harusnya sudah berubah format menjadi TV berjaringan (sesuai UU yang baru).

Sementara stasiun TV lokal masih bingung bagaiman ia bisa mendapat jatah kanal untuk siaran, TV Nasional justru membuat jaringan TV Lokal.

Tulisan terkait bisa dibaca di situs Kompas ini.